Type to search

Makanan

Serangga, Makanan Masa Depan Ramah Lingkungan

Share

Emisi karbon dan penggunaan air bersih tertinggi yang dihasilkan untuk konsumsi manusia yang tertinggi diperkirakan ketika membesarkan seekor sapi dan babi hingga siap dipotong dan dimakan. Baru-baru ini, para ahli menemukan alternatifnya: mengkonsumsi serangga.

Selain menawarkan minimnya jejak emisi karbon dan penggunaan air, serangga sangat potensial dijadikan sumber pangan karena karakternya yang mudah bertahan hidup. Serangga juga tersedia dalam jumlah populasi yang besar.

Dari sisi nutrisi, Badan Pangan dan Pertanian PBB (FAO) menyatakan serangga juga mengandung vitamin kompleks dan asam amino yang dibutuhkan tubuh. Serangga sudah lama terkenal kaya pula akan protein. Berbagai serangga yang dapat dimakan, aman, dan dipandang murah adalah belalang, semut, cacing, ulat, dan jenis serangga lain.

Di beberapa tempat, mengkonsumsi serangga sudah menjadi kebiasaan.

Sate Ulat Sagu, Papua

https://harianpapua.com/ulat-sagu-kuliner-ekstrim-kaya-gizi-dari-papua/

Di Papua, masyarakat lokal dari suku Kamoro menganggap ulat sagu adalah makanan sehat, karena mengandung protein yang tinggi. Ulat sagu yang dimaksud adalah larva dari kumbang yang bertelur di batang-batang sagu yang telah membusuk.

Makanan yang disebut sebagai “manggia” ini disajikan menyerupai sate. Ulat sagu ditusuk dalam sebuah bilah kayu, lalu dibakar dengan bumbu.

Gorengan Aneka Serangga, Bangkok

Berjalan-jalan ke Thailand, akan sangat mudah ditemui aneka gorengan. Namun berbeda dengan gorengan di Indonesia yang biasanya berupa tempe, tahu, atau bakwan, disana gorengan yang akan ditemui adalah gorengan serangga.

Sekitar 20 ribu peternak di Thailand telah menjadikan lebih dari 20 spesies serangga sebagai hewan ternak untuk dikonsumsi. Belalang, ulat bambu, larva kumbang kelapa, dan jangkrik menjadi jenis gorengan yang kerap ditemui.

Burger Larva Kumbang, Eropa

Beberapa negara di Eropa seperti Jerman dan Belanda telah mengembangkan Larva Kumbang menjadi patty alias daging burger. Patty serangga beku sudah bisa ditemukan di rak-rak beku di supermarket.

Cara ini dipandang efisien untuk mengenalkan serangga sebagai pangan kepada masyarakat karena masyarakat tidak lagi melihat bentuk utuh serangga yang belum lazim dianggap sebagai pangan sehari-hari.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *