Type to search

Uncategorized

Sejak Gusdur, Imlek Libur

Share

Sejak Orde Baru selama kurun 1968 sampai dengan 1999, perayaan Tahun Baru Imlek hampir dirayakan dengan senyap. Rezim Orde Baru di bawah pemerintahan Presiden Soeharto melalui Inpres Nomor 14/1967 melarang segala bentuk yang beraroma Tionghoa, termasuk juga perayaan Imlek.

Namun setahun setelah Abdurahman Wahid atau Gusdur diangkat menjadi presiden tepatnya di 1999, cucu pendiri NU Hasyim As’ari itu mencabut Inpres tersebut. Sejak itulah masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia bisa dengan bebas merayakan Imlek lengkap dengan aspek budayanya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Up